About these ads

Konsep Pengembangan Wilayah dalam Perencanaan Pembangunan

Konsep pengembangan wilayah dikembangkan dari kebutuhan suatu daerah untuk meningkatkan fungsi dan perannya dalam menata kehidupan sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan kesehateraan masyarakat. Pengaruh globalisasi, pasar bebas dan regionalisasi menyebabkan terjadinya perubahan dan dinamika spasial, sosial, dan ekonomi antarnegara, antardaerah (kota/kabupaten), kecamatan hingga perdesaan.

Globalisasi juga ditandai dengan adanya revolusi teknologi informasi, transportasi dan manajemen. Revolusi tersebut telah menyebabkan batas antara kawasan perkotaan dan perdesaan menjadi tidak jelas, terjadinya polarisasi pembangunan daerah, terbentuknya kota dunia (global cities), sistem kota dalam skala internasional, terbentuknya wilayah pembangunan antarnegara (transborder regions), serta terbentuknya koridor pengembangan wilayah baik skala lokal, nasional, regional dan internasional.

Di kawasan Asia globalisaasi telah menciptakan polarisasi pembangunan yang sangat signifikan dalam bentuk megaurban region yang terjadi di kota-kota metropolitan di sepanjang pantai timur Tokyo, Seoul, Shanghai, Taipei, Hongkong, Guangzhou, Bangkok, Kuala Lumpur, Singapura, Jakarta, bandung Hingga Surabaya. Dalam skala antarnegara terjadi pemusatan di Bohai (Cina – Korea), Hongkong- Guangzhou, dan SIJORI (Singapura-Johor-Riau). Di Indonesia polarisaisi terpusat di sepanjang Sumetera (Medan-Palembang), dan Jawa (Jakarta-Bandung-Semarang- Surabaya).

Koridor mega urban ini sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekitarnya terutama kabupaten, kecamatan dan desa-desa disekitarnya yang memiliki hubungan ekonomi dan pasar yang cukup kuat. Namun
perubahan tersebut tidak diimbangi dengan penyediaan sarana dan prasarana wialayh yang memadai akibat keterbatasan pemerintah. Oleh karena itu, pihak swasta dan lembaga lainnya dapat berpartisipasi dalam pembangunan.

Berbagai dampak yang di akibatkan dari globalisasi ekonomi terhadap pembangunan lokal secara sederhana sebagai berikut :

1. Berubahnya orientasi pembangunan yang harus bertumpu pada peningkatan individu, kelompok dan pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi persaingan global, sehingga memungkinkan masyarakat mampu bertahan (survive), mengembangkan diri dan meningkatkan kesejahteraan.

2. Semakin pentingnya peran lembaga non pemerintah seperti, pihak swasta, masyasrakat, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam pelaksanaan pembangunan dan pembiayaan.

3. Terjadinya peningkatan urbanisasi di pinggiran kota besar dibandingkan di dalam kota besar itu sendiri. Hal ini sejalan dengan konsep yang dikembangkan oleh Mc. Gee pada tahun 1980-an. Batas antara kawasan perkotaan dan pedesaan semakin tidak jelas akibat pertumbuhan ekonomi, Dimana kegiatan perkotaan telah berbaur dengan perdesaaan dengan intensitas pergerakan investasi, ekonomi dan penduduk semakin tinggi.

Atas dasar uraian di atas, pengembangan wilayah merupakan bagian penting dari pembangunan suatu daerah terutama di perdesaan yang sangat rentan dan berat menghadapi perubahan yang berskala global. Perubahan ini, jika tidak didukung suatu perencanaan wilayah yang baik dengan mempertimbangkan aspek internal, sosial dan pertumbuhan ekonomi akan berakibat semakin bertambahnya desa-desa tertinggal.

Perubahan paradigma perlu dilakukan dalam menata kembali daerah-daerah yang dikatagorikan miskin dan lemah agar mampu meningkatkan daya saing, manajemen produksi dan teknologi tepat guna berbasis lokal yang mampu mempengaruhi daerah lainnya secara timbal balik. Secara sederhana konsep pengembangan wilayah perlu dilakukan dalam perencanaan perdesaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat masyarakat di lapisan bawah agar dapat mempengaruhi pasar secara berkelanjutan.

About these ads

20 Tanggapan

  1. thanks dah mampir ke blog ku
    Indonesia menjadi negara yang salah kaprah dalam pengembangan ekonominya, sehingga arus urbanisasi setiap tahun meningkat. Padahal Indonesia lebih cocok untuk meningkatkan potensi dibidang pertanian

  2. perlu perhatian pengembangan wilayah pedesaan agar meningkatkan pendapatan penduduk miskin dan meminimalkan kesenjangan-kesenjangan.

  3. makasih ya…. atas tulisannya..
    saya ambil beberapa hal dari tulisan anda, tapi saya akan mencanmtumkan sumbernya…
    artikel ini sangat bermanfaat bagi pengembangan daerah saya. terutama untuk pengetahuan aparatnya sebagai tambahan dalam materi diklat…

  4. Hai, thnx infonya, oh ya, kalo ada minta info2 ttg pembangunan lokal ya, kayak teorinya, sejarahnya di Indonesia, dsb. Makasih banyak.

  5. judul yang anda berikan pada tulisan anda adalah konsep pengembangan wilayah dalam perencanaan pembangunan. tinjauan teoritis yang tawarkan untuk pengembangan wilayahnya sudah bagus tapi konsepnya sendiri hanya memberlakukan pada satu aspek saja yaitu aspek ekonomi terhadap pembangunan itu sendiri. padahal selaku insan planologi selayaknya anda merencanakan perencanaan pembangunan tidak berdasarkan ekonomi semata. inti dari tulisannya sendiri adalah berbasis ekonomi padahal yang teliti dari tulisan ini adalah konsep pengembangan wilayah itu sendiri. mana konsepnya?

  6. thx ya infonya, ,,
    buat ngerjain tugas ne. . .
    hehehe
    ditambah ya infonya
    moga makin keren ajah

  7. Konsep Pengembangan Wilayah dalam Perencanaan Pembangunan ada 3 macam, [community based development, development from above dan defelopment from below]
    aq cmn ngasi saran aja sih,,coba nulis tentang itu dangan studi kasus di Indonesia sendiri. masalahnya aku juga bingung Indonesia ini sebenarnya make yang mana? (hehee,,)
    waktu jaman orde baru konsep pengembangan yang dipake adl defelopment frm above (mungkin karena saat itu kondisi sosial masyarakatnya masi terbelakang ditambah adanya konflik internal), thn 90an pake konsep bottom-up karena banyak wilayah yang punya unggulan lokal tp aspirasi&kebutuhan untuk pengembangan wilayahnya sendiri g bisa diperhatikan oleh pusat secara penuh. kemudian setelah penerapan konsep bottom-up ini ada juga masalah yang timbul seperti terhambatnya pembangunan yang dikarenakan kurangnya SDM sehingga masyarakat sendiri g bisa mengembangkan daerahnya secara mandiri.. nah, g cocok juga,,
    Apa mungkin konsep yg dipakai sekarang adl community based development?? (masalahnya aq jg masi lum paham sama konsep itu,, hehee..)

    tengkyu yaPh,
    numpang baca2,, blognya bagus dan bermanfaat bgd :)

  8. Berkunjung dan baca infonya, mudah-mudahan bermanfaat bagi banyak orang, sukses ya.
    I Like Relationship.

  9. moga infomu bermanfaat ya coy….

  10. makasih untuk artikelnya…karena dah membantu saya dalam menyelesaikan laporan PKL…
    good luck ya….

  11. Makasih infonya, semoga lain kali dimuat info yang lebih lengkap dan luas untuk menambah wawasan pembaca.

  12. Artikel penting untuk dikembangkan.
    Terlebih lagi bagaimana menyikapi konsep tata ruang wilayah untuk memajukan daerah terisolasi; daerah potensi konflik akibat pemekaran dan maraknya otonomi; wilayah di perbatasan negara yang kaya sumberdayanya. Dengan bergulirnya isu Globalisasi, jangan sampai negara kita menjadi sapi perahan, jangan sampai menjadi tempat pembuangan sampah hasil ekstraksi SDA atau hanya sebagai hinterland nya, jangan sampai menjadi masyarakat yang terpinggirkan dan miskin jiwa Nasionalisme.
    Ya saya setuju pada ujungnya akan perlu perencanaan sosial yang berkaitan dengan kelembagaan LSM, UKM,CSR atau CBD yang merupakan paduan pendekatan bottom up dan top down. karena menurut saya pendekatan yang bersifat imperatif masih sangat diperlukan di negara kita.

  13. tolong jelaskan definisi pengembangan
    atau apa itu pengembangan menurut parah ahli

  14. tolon beri aku mengenai teori pengembangan

  15. mampir om

  16. indonesia sudah di rebut oleh sex bebas,,maka dari itu kita harus lebih menjaga kebudayaan kita masing-masing..

  17. PEMBAHASAnX She udh bgs tp bagi yg mengarang ini tlng di tingktkn lg …!!!!okokok

  18. keren artikelnya,,,,
    bolehkan dijadiin referensi….
    he,,,he….

  19. Reblogged this on titikpikir and commented:
    PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN WILAYAH

  20. [...] perannya dalam menata kehidupan sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. (http://putracenter.net/2009/01/21/konsep-pengembangan-wilayah-dalam-perencanaan-pembangunan/)   Profil Kota [...]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 369 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: